,

Polisi Tangkap 5 Pemuda di Gowa yang Ancam Warga dengan Busur

by -1456 Views

News Pattallassang  – Kepolisian Resor Gowa berhasil menangkap lima pemuda yang diduga melakukan ancaman terhadap warga menggunakan senjata tajam jenis busur. Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang resah dengan aksi para pelaku di salah satu kawasan permukiman.

Polrestabes Kota Makassar Bongkar Home Industri Pembuatan Senjata Tajam Jenis Busur - Harian Makassar
Polisi Tangkap 5 Pemuda di Gowa yang Ancam Warga dengan Busur

Kapolres Gowa menjelaskan, kejadian bermula ketika sekelompok pemuda terlihat membawa busur dan memperlihatkannya secara terang-terangan kepada warga sekitar. Aksi tersebut menimbulkan kepanikan karena masyarakat merasa terancam.

Baca Juga : Truk Modifikasi Sedot 800 Liter Solar Subsidi di SPBU Samata, Operator Jadi Tersangka

Petugas yang mendapat laporan segera bergerak cepat dan mengamankan para pelaku tanpa perlawanan berarti. Dari tangan mereka, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk busur dan anak panah rakitan.


Motif dan Dugaan Awal

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif para pelaku membawa busur di tengah permukiman warga. Dugaan sementara, tindakan tersebut berkaitan dengan perkelahian antarkelompok pemuda yang sering terjadi di wilayah tersebut.

“Para pelaku masih kami periksa secara intensif. Kami ingin memastikan apakah mereka hanya berniat menakut-nakuti warga atau ada rencana tindak kriminal lain,” ujar Kapolres Gowa.


Respon Masyarakat

Warga setempat menyambut baik penangkapan tersebut. Menurut mereka, aksi para pemuda sudah meresahkan dan menimbulkan ketakutan, terutama bagi anak-anak dan perempuan.

“Setiap malam kami khawatir kalau ada keributan lagi. Mereka sering terlihat nongkrong sambil bawa busur. Kami sangat berterima kasih polisi cepat bertindak,” ungkap salah satu warga.


Langkah Tegas Kepolisian

Polres Gowa menegaskan akan memberikan sanksi hukum tegas kepada para pelaku sesuai aturan yang berlaku. Kepemilikan dan penggunaan busur tanpa izin jelas melanggar hukum karena dapat membahayakan nyawa orang lain.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. “Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme atau ancaman bersenjata di wilayah hukum Gowa,” tegas Kapolres.


Upaya Pencegahan ke Depan

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan diharapkan dapat memperkuat program pembinaan pemuda agar tidak terjerumus dalam tindakan kriminal. Edukasi di sekolah dan kampung-kampung juga penting dilakukan untuk menyadarkan remaja tentang bahaya membawa senjata tajam.


Kesimpulan

Kasus penangkapan lima pemuda di Gowa yang mengancam warga dengan busur menjadi peringatan serius akan maraknya tindak kriminalitas di kalangan remaja. Dengan adanya tindakan cepat kepolisian, masyarakat merasa lebih aman. Namun, pencegahan melalui pendidikan, patroli rutin, serta pengawasan orang tua tetap dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.