News Pattallassang — Ajang Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa 2025 sukses digelar dengan penuh semangat dan antusiasme generasi muda. Dari puluhan finalis yang tampil memukau, Muqaddimal Mukrimin, wakil dari Kecamatan Pattallassang, berhasil menyabet gelar Runner-Up 1 berkat gagasan inovatifnya dalam pengelolaan sampah berbasis sekolah.

Pemilihan ini berlangsung di Baruga Karaeng Galesong, Sungguminasa, Sabtu malam (2/11/2025), dihadiri oleh pejabat daerah, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gowa, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan sekolah.
Baca Juga : 93 Anggota Senat Siap Salurkan Hak Suara di Pemilihan Rektor Unhas
Usung Konsep “Sekolah Hijau Mandiri”
Dalam presentasinya di hadapan dewan juri, Muqaddimal memaparkan program bertajuk “Sekolah Hijau Mandiri”, yang berfokus pada pemberdayaan siswa untuk mendaur ulang sampah dan mengelola bank sampah sekolah secara mandiri.
“Lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga generasi muda. Melalui sekolah, kita bisa menciptakan budaya peduli lingkungan sejak dini,” ujar Muqaddimal dalam sesi wawancara akhir.
Gagasan tersebut dinilai relevan dengan visi Kabupaten Gowa menuju daerah hijau dan berkelanjutan, serta mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri.
Dinas Lingkungan Hidup Gowa Apresiasi Finalis
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gowa, Ir. Hasbullah, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan.
“Duta lingkungan bukan sekadar simbol, tapi agen perubahan. Kami bangga dengan semangat para finalis yang membawa ide-ide segar untuk Gowa yang lebih hijau,” ujar Hasbullah.
DLH Gowa berencana menggandeng para pemenang, termasuk Muqaddimal Mukrimin, dalam berbagai program edukasi lingkungan di sekolah dan desa sepanjang tahun 2025.
Bangga Wakili Kecamatan Pattallassang
Muqaddimal, yang juga aktif di kegiatan pramuka dan organisasi pelajar, mengaku bangga bisa membawa nama Kecamatan Pattallassang ke tingkat kabupaten. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi anak muda Gowa untuk lebih aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjuangan saya untuk berkontribusi lebih nyata dalam isu lingkungan,” ungkapnya dengan senyum semangat.
Antusiasme Penonton dan Dukungan Komunitas
Ajang Duta Lingkungan Hidup Gowa 2025 diwarnai dengan sorak dukungan dari komunitas, guru, dan teman-teman sekolah para peserta. Acara juga menampilkan berbagai penampilan seni bertema lingkungan serta pameran hasil daur ulang karya pelajar Gowa.
Selain Muqaddimal Mukrimin sebagai Runner-Up 1, gelar Duta Lingkungan Hidup Gowa 2025 diraih oleh Ayu Rahmadani dari Kecamatan Somba Opu, sementara Runner-Up 2 disandang oleh Ahmad Rizal dari Kecamatan Pallangga.
Membangun Gowa Lebih Hijau
DLH Gowa menegaskan akan terus mengadakan ajang serupa tiap tahun sebagai bentuk pembinaan generasi muda sadar lingkungan.
“Kami ingin menumbuhkan gerakan cinta lingkungan dari tingkat sekolah hingga masyarakat,” pungkas Hasbullah.








