, ,

Wabup Takalar Pantau GPM, Harap Jadi Ruang UMKM Lokal

by -1051 Views

News Pattallassang – Wakil Bupati (Wabup) Takalar, H. Ahmad Se’re, turun langsung memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Lapangan Makkatang Dg. Sibali, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (13/10/2025).

Harta Kekayaan Firdaus Daeng Manye Bupati Takalar Punya Banyak Tanah di  Gowa, Kakak Fadil Imran - Tribun-timur.com
Wabup Takalar Pantau GPM, Harap Jadi Ruang UMKM Lokal


Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Ketahanan Pangan, bekerja sama dengan Bulog dan pelaku usaha lokal, dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Baca Juga : Pemkab Luwu Timur Usul Tambahan Kuota BBM 2026

Antusiasme warga terlihat sejak pagi, dengan antrean panjang di beberapa stan penjualan. Komoditas seperti beras, minyak goreng, telur ayam, dan cabai menjadi produk paling diburu karena dijual di bawah harga pasar.

“Kami hadir untuk memastikan GPM berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah,” ujar Wabup Ahmad Se’re di sela kunjungannya.


Harga Pangan di GPM Lebih Murah dari Pasar Umum

Berbagai bahan pokok dijual dengan harga terjangkau. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Takalar, berikut beberapa komoditas yang dijual di GPM kali ini:

Komoditas Harga Pasar (Rp) Harga GPM (Rp)
Beras SPHP 5 kg 75.000 60.000
Minyak Goreng 1 liter 20.000 15.000
Telur Ayam 1 rak 36.000 28.000
Gula Pasir 1 kg 18.000 14.000
Cabai Rawit 250 gr 15.000 10.000

Selain itu, tersedia pula produk olahan lokal dan hasil pertanian petani Takalar, seperti sayur segar, ikan kering, dan keripik singkong khas Galesong.

“Program ini tidak hanya menekan harga, tapi juga menjaga agar daya beli masyarakat tetap kuat menjelang akhir tahun,” kata Kadis Ketahanan Pangan Takalar, Hj. St. Rahmawati.


Wabup Dorong GPM Jadi Ruang Promosi UMKM

Dalam kunjungannya, Wabup Ahmad Se’re menegaskan bahwa kegiatan seperti GPM harus menjadi ruang tumbuh bagi pelaku UMKM lokal, bukan sekadar ajang subsidi harga pangan.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Kita harapkan GPM ini bukan hanya soal bahan murah, tapi juga ruang promosi bagi UMKM Takalar. Produk lokal harus dikenal, dipasarkan, dan dibanggakan,” tegasnya.

Pemkab Takalar berencana memperluas pelaksanaan GPM ke beberapa kecamatan lain, seperti Polongbangkeng Utara dan Mangarabombang, agar manfaatnya dirasakan lebih merata.


Dukungan Bulog dan Sinergi Pemerintah Daerah

Perum Bulog Divre Makassar turut berperan dalam menyalurkan stok beras SPHP dan minyak goreng ke lokasi kegiatan.
Pihak Bulog memastikan pasokan pangan di Kabupaten Takalar dalam kondisi aman hingga awal 2026, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi lonjakan harga.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan memperkuat ekonomi rakyat,” ujar Andi Rahmat, perwakilan Bulog Makassar.


Pemkab Komitmen Dukung Kemandirian Ekonomi Lokal

Wabup Ahmad Se’re menutup kegiatan dengan menyerahkan secara simbolis paket pangan kepada warga dan pelaku UMKM. Ia berharap GPM dapat menjadi model sinergi antara kebijakan pangan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Kami ingin Takalar menjadi daerah yang tangguh secara ekonomi, dengan masyarakat yang sejahtera dan UMKM yang mandiri,” pungkasnya.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.