, ,

Miris! Rumah Saparuddin Dg Rewa di Dusun Sawagi, Pattallassang Gowa, Tergolong Miskin Ekstrem Butuh Perhatian Pemerintah

by -435 Views

News Pattallassang – Di tengah gencarnya program pengentasan kemiskinan ekstrem di Sulawesi Selatan, masih ada warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Salah satunya adalah Saparuddin Dg Rewa (58), warga Dusun Sawagi, Desa Bontoramba, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, yang tinggal di rumah tak layak huni dan masuk dalam kategori miskin ekstrem.

Miris! Rumah Saparuddin Dg Rewa di Dusun Sawagi, Pattallassang Gowa, Tergolong Miskin Ekstrem Butuh Perhatian Pemerintah | FaktualNET
Miris! Rumah Saparuddin Dg Rewa di Dusun Sawagi, Pattallassang Gowa, Tergolong Miskin Ekstrem Butuh Perhatian Pemerintah

Rumah sederhana berukuran sekitar 3×5 meter itu berdinding anyaman bambu yang mulai lapuk dan berlubang. Di bagian atap, beberapa seng sudah berkarat dan bocor, sementara lantai rumah masih berupa tanah. Saat hujan turun, air merembes ke dalam rumah, membuat Saparuddin dan keluarganya harus memindahkan barang-barang agar tidak basah.

Baca Juga : Kepala Puskesmas Batumalonro Jawab Kritik Warga Soal PMT: Hanya Sekali Sesuai Aturan, Warga Tetap Kecewa

“Kalau hujan deras, kami kadang tidak bisa tidur. Air masuk ke mana-mana. Tapi mau bagaimana lagi, kami tidak punya biaya untuk memperbaiki,” ujar Saparuddin dengan nada lirih, Selasa (7/10/2025).


Hidup dari Penghasilan Tak Menentu

Saparuddin sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak tetap. Dalam seminggu, ia hanya mendapat pekerjaan 2–3 kali, dengan upah sekitar Rp50 ribu per hari. Penghasilan itu digunakan untuk kebutuhan makan sehari-hari bersama istri dan dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Kadang kalau tidak ada kerja, kami hanya makan seadanya. Anak-anak sering saya suruh sabar,” katanya.

Kondisi keluarga ini menjadi semakin berat karena tidak semua program bantuan pemerintah bisa mereka nikmati. Saparuddin mengaku belum mendapat bantuan bedah rumah, dan bantuan sosial yang diterima pun tidak rutin.

“Dulu sempat dapat beras bantuan, tapi sekarang sudah tidak lagi. Kami berharap ada perhatian pemerintah,” tambahnya.


Kades Akui Kondisi Warganya, Janjikan Pendataan Ulang

Kepala Desa Bontoramba, Muh. Anwar, membenarkan bahwa Saparuddin Dg Rewa memang termasuk warga miskin ekstrem yang belum tersentuh program perbaikan rumah.

“Kami sudah menerima laporan ini dan akan mengusulkan kembali ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa agar bisa masuk program bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni),” ujar Anwar.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan ulang terhadap warga miskin ekstrem di Dusun Sawagi, agar tidak ada yang terlewat dari program bantuan.

“Kami ingin memastikan semua warga miskin ekstrem mendapat perhatian, termasuk pak Saparuddin,” tambahnya.


Harapan Akan Kepedulian Bersama

Kondisi yang dialami Saparuddin menjadi cerminan bahwa masih banyak masyarakat di pelosok Gowa yang membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah dan masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat, H. Baso Taba, berharap agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami berharap tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat dan komunitas sosial ikut membantu. Karena ini menyangkut kemanusiaan,” ujarnya.

Saparuddin sendiri hanya berharap sederhana — rumah yang lebih layak dan kesempatan agar anak-anaknya bisa terus bersekolah tanpa kekurangan

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.